Sabtu, 16 Oktober 2010

My first Scientifict paper

PERAN SERTA PELAJAR DALAM MEMINIMALISIR TERJADINYA GLOBAL WARMING






Disusun Oleh  :

Dhani Widya Prayogi

Isfan Dwi Febria Putra

Windi Ariesta










SMA Negeri 1 Bandar Lampung
Jl. Jend. Sudirman No.41 Rawa Laut Bandar Lampung
2009/2010
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan YME yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan karya tulis ilmiah yang sederhana ini. Adapun penulisan karya tulis ini disusun untuk berperan serta dalam lomba pelestarian lingkungan hidup.
Dalam penyusunan karya tulis ini, penulis telah dibantu oleh banyak pihak dan rekan – rekan siswa SMA Negeri 1 Bandar Lampung. Untuk itu tidaklah berlebihan jika penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada :
1.      Ayahanda dan Ibunda yang telah memberi dukungan moril dan materil dalam penyusunan karya tulis ini.
2.      Ibu Diah Eko, S.Pd. selaku guru pembimbing Kelompok Karya Ilmiah remaja SMA Negeri 1 Bandar Lampung yang telah memberi bimbingan saran dalam penyusunan karya tulis ini.
3.      Bapak Badruzaman, S.Pd. selaku kepala SMA Negeri 1 Bandar Lampung yang telah memberi motivasi dan fasilitas penelitian.
Serta teman-teman siswa SMAN 1 Bandar Lampung dan semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan karya tulis ini. Menyadari kekurangan karya tulis ini, kami penulis sangat memerlukan kritik dan saran yang kontruktif demi sempurnanya karya tulis ini.
Semoga karya tulis sederhana ini dapat memberi sumbang saran dalam derap langkah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menghemat air secara baik .

Bandar Lampung, 12 April  2010

 Penulis



DAFTAR ISI

Lembaran judul
Kata pengantar............................................................................................ i           
Daftar isi...................................................................................................... ii           
Lembar Pengesahan.................................................................................. iii
Abstrak........................................................................................................ 1
I.......... Pendahuluan....................................................................... 2
1. 1 Latar Belakang.............................................................. 2
1. 2 Batasan Masalah............................................................ 2
1. 3 Rumusan Masalah......................................................... 3
1. 4 Tujuan Penelitian........................................................... 3           
1. 5 Manfaat Penelitian........................................................ 3

II........ Tinjauan Pustaka............................................................... 5
2.1 Pelajar............................................................................. 5
2.2 Global Warming............................................................. 6           
2.3 Efek Rumah Kaca.......................................................... 6
2.4 Polusi Udara................................................................... 6
III....... Metode Ilmiah..................................................................... 8
3.1 Jenis Penelitian............................................................... 8           
3.2 Teknik Pengumpulan Data............................................. 8           
3.3 Sumber Data................................................................... 8           
3.4 Teknik  Analisis Data..................................................... 9           
IV....... Pembahasan...................................................................... 10           
Kesimpulan dan Saran................................................................................ 17           
Daftar Pustaka............................................................................................ 18           
Biodata Peserta.......................................................................................... 19           
                       




LEMBAR PENGESAHAN
Yang bertanda tangan dibawah ini adalah kepala SMA Negeri 1 Bandarlampung menyatakan bahwa :
Judul Karya Tulis        : Peran Serta Pelajar Dalam Melestarikan Lingkungan dan
                                    Meminimalisir Terjadinya Global Warming                                       
Penulis                         : Dhani Widya Prayogi           (15991)
                                      Isfan dwi Febria Putra          (15994)
                                      Windi Ariesta                        (15978)
Telah disetujui dan disahkan pada tanggal 12 Maret 2010 di Bandarlampung untuk mengikuti Lomba LKTI tingkat SMA se-Bandar Lampung dalam rangka Peringatan Hari Bumi 2010 di Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

Bandarlampung, 12 Maret 2010                                                                             
Kepala SMA Negeri 1 B.Lampung                Guru Pembimbing           



Badruzaman, S.Pd.MM.P                               Diah Eko Ermiwanti, S.Pd
NIP. 19590808 198403 2 004                                    NIP.19720508 1998032 009











ABSTRAK


            Peranan pelajar terhadap pelestarian lingkungan hidup sangatlah penting , karena sebenarnya pelajar lah yang menjadi peran utama dalam usaha pelestarian lingkungan hidup yang makin rusak ini ,  pelajar dianggap penting karena pada usia mereka yang baru menginjak tahap sosialisasi pertengahan ini , sikap sosial mereka masih dapat dibentuk oleh orang lain , maka dari itulah peran serta orang tua , masyarakat , dan pemerintah sangat dibutuhkan sebagai media penyedia dan motivator para pelajar untuk dapat melaksanakan tugasnya dalam membantu pelestarian lingkungan hidup yang jauh lebih baik yang akan berdampak besar pada kehidupan pada masa yang akan datang.
            Adapun tujuan kami dalam membuat karya tulis ini adalah : 1) membantu pelajar untuk dapat mengerti kewajibannya dalam membantu pemerintah untuk melakukuan pelestarian lingkungan hidup secara optimal 2) memberikan saran kepada pemerintah untuk dapat memposisikan pelajar sebagai peran utama dalam pelestarian lingkungan hidup secara tepat 3) memberikan ide baru yang dapat dilakukan oleh pelajar untuk melestarikan lingkungan hidup













BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar belakang
Pada umumnya para pelajar masa kini kurang peduli terhadap hal-hal yang berbau alam , disamping karena factor teknologi yang semakin canggih dan dengan ditunjang pula dengan fasilitas modern yang kurang ramah lingkungan dan membawa dampak buruk terhadap keadaan alam dan lingkungan hidup. Mereka yang mengganggap segala sesuatunya dapat dioptimalkan melalui alat-alat modern yang instan tanpa melihat hal-hal yang ada pada keadaan sekitar yang sebenarnya dapat dimanfaatkan kembali dan memiliki daya guna yang jauh lebih baik.
Perkembangan teknologi yang pesat memang sangat membantu dalam kehidupan kita sehari-hari , namun seharusnya perkembangan teknologi harus bisa diimbangi oleh kondisi alam.  Tidak seperti realitanya sekarang , alat atau benda yang dianggap membantu aktivitas seseorang malah ternyata membawa dampak buruk yang besar pada sisi kehidupan yang lain , karena tanpa mereka sadari penggunaan teknologi atau alat-alat yang modern dan instan sangat meemiliki dampak yang buruk memang dampaaknya tidak langsung dapat dirasakan tapi sebenarnya dampak itu malah menunjang hal yang cukup buruk untuk kehidupan dimasa yang akan datang .


1.2    Batasan Masalah
Adapun batasan masalah dari karya tulis yang kami buat hanya sebatas tentang bagaimana peranan pelajar dalam pelestarian lingkungan hidup melalui kegiatan ilmiah sederhana seperti mencoba mengurangi pencemaran asap dan polusi yang berlebihan ,



1.3    Rumusan Masalah
1.      Sebutkan faktor  penyebab pelajar kurang peduli terhadap pelestarian lingkungan hidup ?
2.      Bagaimana fakta dari sikap pelajar mengenai masalah ini?
3.      Apa peranan pelajar terhadap pelestarian lingkungan hidup ?
4.      Mengapa peranan pelajar cukup penting bagi pelestarian lingkungan hidup ?
5.      Apakah yang dimaksud dari global warming beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya ?
6.      Bagaimana sikap yang harus dilakukan para pelajar seiring dengan penggunaan alat alat elektronik,penebangan liar dan polusi udara yang semakin marak?

1.4 Tujuan Penelitian
1.      Memberi informasi kepada para pelajar untuk lebih peduli terhadap keadaan lingkungan hidupnya .
2.      Mencoba memberikan saran sebagaimana mestinya peranan pelajar terhadap pelestarian  lingkungan hidup
3.      Menawarkan hal baru yang dapat menarik perhatian para pelajar untuk dapat peduli terhadap pelestarian lingkungan nya ,

1.5    Manfaat Penelitian
·         Bagi masyarakat
Dengan dibuatnya karya ilmiah ini kami berharap m,asyarakat dapat membantu para pelajar untuk dapat mengerti dan menerapkan penannya terhadap pelestarian lingkungan hidup . yang sampai saat ini kurang dipedulikan oleh para pelajar.
·         Bagi Ilmu pengetahuan
Memberikan sumbang saran ilmu pengetahuan baru mengenai pentingnya peranan para pelajar terhadap pelestarian lingkungan hidup yang akan membawa dampaknya dan hasilnya pada masa yang akan datang.
·         Bagi Penulis
Penulis yang juga berperan seta menjadi seorang pelajar dapat semakin mengerti bagaimana perannya terhadap kehidupan yang akan dating melalui pelestarian lingkungan hidup .























BAB II
 TINJAUAN PUSTAKA


2.1 Pelajar
Pelajar adalah aset yang paling penting bagi kemajuan bangsa ini. Mereka memiliki waktu yang cukup banyak dan ide-ide cemerlang yang sangat berpengaruh bagi perubahan di sekitarnya. Salah satu nya adalah kepedulian yang mendalam terhadap pelestarian lingkungan tempat tinggal nya maupun di tempat lain. Kalaupun kesadaran itu tumbuh, terkadang tidak diimbangi dengan kearifan.  Manusia terlalu menggebu-gebu dalam mengeksplorasi alam hingga menimbulkan di sana-sini. Mulai dari punahnya flora dan fauna hingga pemanasan global yang diakbatkan kesadaran alam yang berkurang. Apabila mereka mengerti dan memiliki rasa untuk mengembangkan kepedulian tersebut, mungkin sedikit, bahkan tidak ada masalah lingkungan terjadi di sekitar kita. Kesadaran untuk menjaga tersebut tidak tumbuh dengan sendirinya, tetapi melewati faktor-faktor yang berkaitan.
 Pelajar-pelajar pada tahun sebelum terjadinya pencemaran atau kejadian lingkungan, kurang memiliki rasa untuk menjaga atau melestarikan lingkungan sekitarnya. Mungkin yang ada di pikiran mereka adalah alam akan tetap terjaga seperti tidak ada akan yang terjadi terhadapnya. Pada kenyataan nya alam tidak selamanya seperti yang diinginkan, mereka tercemar, rusak, bahkan punah. Itu semua disebabkan akibat perlakuan manusia yang tidak memiliki rasa untuk mencintai lingkungan tersebut.
Rasa cinta terhadap alam tersebut kian lama tumbuh secara bertahap seiring semakin sering munculnya kejadian-kejadian alam yang pada akhirnya menimbulkan bencana terhadap lingkungan sampai diri nya sendiri. Contohnya, global warming, efek rumah kaca, dan polusi udara.



2.2 Global Warming
Global Warming merupakan salah satu kejadian alam yang sangat memberikan pengaruh atau pun akibat yang cukup signifikan bila tidak ditangani dengan tindakan yang serius. Kejadian ini dikibatkan karena semakin menipisnya lapisan ozon diakibatkan gas/zat berbahaya oleh asap-asap kendaraan maupun pabrik yang mengudara secara liar di bumi dan secara langsung menembus lapisan ozon dan otomatis merusaknya. Radiasi sinar matahari pun masuk secara mudah ke bumi karena tipisnya lapisan ozon yang berfungsi sebagai penyaring
Pencairan gletser, pecahnya busung es apung adalah fenomena yang teramati sejak pemansan global. Pencairan es di kutub menyebabkan naiknya permukaan air laut sehingga banyak daratan akan kebanjiran.

2.3 Efek Rumah Kaca
Efek rumah kaca adalah peristiwa alam yang memungkinkan terbentuknya suhu yang cukup unutuk kehidupan bumi. Peningkatan efek rumah kaca sangat mengkhawatirkan dan terjadi akibat produksi gas oleh manusia. Gas yang dikandung atmosfer menangkap sinar matahari dan menyebarkan panas menuju permukaan bumi. Gas-gas tersebut berjumlah kecil dan gas karbon (CO2) penting bagi pertukaran antar makhluk hidup, atmosfer, dan bumi.
Manusia mengganggu efek rumah kaca alami dengan penggunaan bahan bakar ( gas, minyak bumi, dan karbon), CFC (aerosol), dan nitrogen dioksida (pupuk). Sejumlah besar gas tidak dapat terkirim kembali ke atmosfer. Gas bitu terperangkap dan akan meningkatkan suhu planet secara keseluruhan.

2.4 Polusi Udara
Polusi udara merupakan proses masuknya polutan ke dalam suatu lingkungan sehingga dapat menurunkan kualitas lingkungan tersebut. Menurut UU Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 tahun 1982 , pencemaran lingkungan atau polusi adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi atau komponen lain ke dalam lingkungan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.
Yang dikatakan sebagai polutan adalah suatu zat atau bahan yang kadarnya melebihi ambang batas serta berada pada waktu dan tempat yang tidak tepat, sehingga merupakan bahan pencemar lingkungan, misalnya: bahan kimia, debu, panas, dan suara. Polutan tersebut dapat menyebabkan lingkungan menjadi tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan akhirnya malah merugikan manusia dan makhluk hidup lainnya.
Berdasarkan lingkungan yang terkena polutan ( tempat terjadinya ), pencemaran lingkungan dapat dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:
  1. Pencemaran air
  2. Pencemaran tanah
  3. Pencemaran udara
Pencemaran atau polusi ini dapat terjadi dimana-mana. Bila pencemaran tersebut terjadi di dalam rumah, di ruang-ruang sekolah ataupun di ruang-ruang perkantoran maka disebut pencenaran dalam ruang ( indoor pollution ). Sedangkan bila pencemarannya terjadi di lingkungan rumah, perkotaan, bahkan regional maka disebut sebagai pencemaran di luar ruang ( outdoor pollution ).
Umumnya, polutan yang mencemari udara berupa gas dan asap. Gas dan asap tersebut berasal dari hasil proses pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna, yang dihasilkan oleh mesin-mesin pabrik, pembangkit listrik dan kendaraan bermotor. Selain itu gas dan asap tersebut merupakan hasil oksidasi dari berbagai unsur penyusun bahan bakar, yaitu: CO2 ( karbon dioksida ), CO ( karbon monoksida ), SO­x ( belerang oksida ), dan NOx ( nitrogen oksida ).
                                   







BAB III
METODE ILMIAH


3.1 Jenis Penelitian

Penelitian yang kami pakai dalam karya tulis ini adalah jenis penelitian kualitatif yaitu penelitian yang digunakan untuk memahami persoalan yang digunakan untuk memahami persoalan yang dihadapi oleh pelajar pada umumnya , seperti kurang pahamnya pelajar terhadap bagaimana peranan pelajar dalam keikutsertaan nya dalam pelestarian lingkungan hidup .

3.2 Teknik Pengumpulan Data
a.       Studi pustaka
Metode ini dilakukan dengan mencari berbagai literature yang sesuai pada penelitian ini. Seperti pencarian sumber data pada situs-situs atau blog tertentu demi menguatkan sumber dan keabsahan data.
b.      Wawancara
Metode ini berupa tanya jawab saya kepada beberapa sumber mengenai masalah yang dihadapi dan pemecahan masalah yang baik pada karya tulis ini

3.3 Sumber Data
1.      Data primer
Data yang didapat dari hasil wawancara yang dilakukan dengan salah satu sumber masalah pada topic karya tulis.
2.      Data sekunder
Berupa data-data yang diperoleh dari sumber buku :
1.      Buku-buku mengenai pelestarian lingkungan hidup
2.      Buku-buku mengenai cara mudah menjaga lingkungan dan keadaan alam
3.      Buku-buku mengenai penulisan karya tulis yang baik dan benar

3.4 Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang saya gunakan adalah deskriptif yaitu mengganmbarkan secara rinci hal-hal yang ada pada rumusan masalah, kemudian saya jabarkan pada hasil pembahasan , analisis data saya dirancang berdasarkan data-data yang saya peroleh dari berbagai sumber.


























BAB IV
 PEMBAHASAN

FAKTOR YANG MENYEBABKAN KURANG PEDULINYA PELAJAR PADA PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP

Pada masa kini para pelajar terbiasa hidup dengan alat-alat yang bersifat instan, padahal sebenarnya alat-alat tersebut akan memberikan dampak buruk bagi lingkungan hidup. Faktor kebiasaan ini menjadi masalah utama bagi mereka untuk peduli terhadap lingkungan sekitar. Sebenarnya masalah ini dapat diatasi dengan bantuan pemerintah sebagai motivator agar para pelajar dapat mengerti dan menerapkan pola hidup yang lebih peduli pada terhadap lingkungan.
Karena tanpa mereka sadari gaya hidup instan yang mereka gunakan masih tetap bergantung pada lingkungan namun pemakaian alat dan cara yang mereka gunakan membawa dampak buruk bagi lingkungan hidup. Contohnya: Global Warming, makin berkurangnya sumber daya alam dan lain-lain.

FAKTA DARI SIKAP PELAJAR MENGENAI MASALAH INI

Sikap-sikap pelajar terhadap isu maraknya global warming:
  1. Banyak yang tidak peduli
Mereka mungkin beranggapan bahwa global warming tidak memiliki dampak yang tidak terlalu pada kehidupan mereka dan mereka belum mengerti betul apa dampak yang akan di timbulkan dari global warming.
  1. Orang yang berfikir bahwa masalah ini tidak dapat diatasi
Para pelajar mungkin sebagian besar memiliki sikap yang acuh terhadap lingkungan dan fenomena besar yang akan terjadi,sikap itu pun yang mampu membuat mereka tidak berfikir luas atas masalah besar yang akan terjadi dan mereka beranggapan bahwa masalah ini tidak memiliki jalan keluar
  1. Kurang peka terhadap lingkungan
Tiap-tiap orang pasti memiliki kesibukan tersendiri,terlebih seorang pelajar. Mereka mungkin beranggapan bahwa pekerjaan/aktifitas yang mereka lakukan sangat penting tanpa memedulikan keadaan sekitar yang sedang dalam keadaan buruk,oleh karena itu sikap mereka pun menjadi kurang peka terhadap lingkungan sekitar
  1. Masih ada yang peduli
Diantara mereka yang bersikap acuh,pasti di sisi lain pun masih ada pelajar yang peduli terhadap lingkungannya,di dalam diri mereka mungkin telah tertanam jiwa sosial dan mereka pun telah memahami dampak yang akan terjadi. Mereka pun sadar apa yang harus mereka lakukan dan mereka berupaya demi masa depan yang lebih baik

PERANAN PELAJAR TERHADAP PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP
Pelajar merupakan salah satu tokoh yang memiliki peranan penting terhadap pelestarian lingkungan hidup karena sebenarnya pemerintah dan masyarakat hanya berperan sebagai media penyedia dan motivator dalam pelestarian lingkungan, sedangkan peran serta pelajar sangat penting dan dibutuhkan dalam usaha pelestarian hidup. Peran serta pelajar dianggap penting karena para pelajar memiliki sikap social yang dapat dibangun dan diharapkan dapat membantu untuk melestarikan dan melindungi lingkungan hidup yang berdanpak pada kelangsungan di masa yang akan datang

GLOBAL WARMING
Pemanasan global adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Anomali temperatur permukaan rata-rata selama periode 1995 sampai 2004 dengan dibandingkan pada temperatur rata-rata dari 1940 sampai 1980. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, “sebagian besar peningkatan temperatur rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia” melalui efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8.
Model iklim yang dijadikan acuan oleh projek IPCC menunjukkan suhu permukaan global akan meningkat 1.1 hingga 6.4 °C (2.0 hingga 11.5 °F) antara tahun 1990 dan 2100. Perbedaan angka perkiraan itu dikarenakan oleh penggunaan skenario-skenario berbeda mengenai emisi gas-gas rumah kaca di masa mendatang, serta model-model sensitivitas iklim yang berbeda. Walaupun sebagian besar penelitian terfokus pada periode hingga 2100, pemanasan dan kenaikan muka air laut diperkirakan akan terus berlanjut selama lebih dari seribu tahun walaupun tingkat emisi gas rumah kaca telah stabil. Ini mencerminkan besarnya kapasitas panas dari lautan.
·         Penyebab Terjadinya Global Warming
1. Efek rumah kaca
 Semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer, semakin banyak panas yang terperangkap di bawahnya.
2. Variasi matahari
Perbedaan antara mekanisme ini dengan pemanasan akibat efek rumah kaca adalah meningkatnya aktivitas Matahari akan memanaskan stratosfer,aktivitas Matahari menjadi kontributor utama pemanasan saat ini.
3. Berternak hewan
Beternak hewan memelihara ternak membutuhkan energi    listrik untuk lampu-lampu dan peralatan pendukung peternakan, mulai dari penghangat ruangan, mesin pemotong, mesin pendingin untuk penyimpanan daging.
4. Barang elektronik yang menggunakan cfc, asap pabrik, dan asap kendaraan bermotor lainnya
·         Dampak Pemanasan Global
Pemanasan global juga memberikan “sedikit” dampak positif. Peningkatan suhu rata-rata menyebabkan proses fotosintesis meningkat yang berimplikasi pada peningkatan produksi pangan.
Namun, terlalu banyak dampak negatif yang diakibatkan oleh pemanasan global. Berbagai penilitian, konferensi, dan seminar telah dilakukan untuk menanggapi kondisi iklim yang semakin memburuk. Adapun dampak-dampak negatif tersebut adalah sebagai berikut:
-        Naiknya suhu samudra (Pasifik & Hindia). Hal ini berdampak serius pada ekologi samudra, terutama mengancam kehidupan terumbu karang. Selain itu, suhu lautan yang berubah berakibat pada perubahan arah angin yang secara acak yang akan menyebabkan cuaca sulit diramal.
-        Mencairnya salju dan es. Laporan terbaru dari para ahli menunjukkan salju dunia sudah berkurang 10%.
-         Naiknya permukaan air laut. Kondisi ini akan mengancam Indonesia sebagai negara kepulauan dengan garis pantai nomor 2 terpanjang di dunia.
-         Musim kemarau yang panjang dan tak beraturan.
-        Musim hujan yang singkat dengan intensitas tinggi.
-        Terjadinya perubahan iklim.
-         Air tanah menjadi langka.
-        Mempengaruhi gejala El Nino, memungkinkan kekuatan El Nino yang rata-rata terjadi 4 tahun sekali semakin dahsyat. Hal ini diduga kuat sebagai penyebab peningkatan intensitas terjadinya badai yang terjadi akhir-akhir ini.
-         Mengancam flora & fauna tertentu pada kepunahan. Hasil penelitian pada 2003 silam memaparkan bahwa 50 tahun terakhir ada 1700 jenis hewan dan tumbuhan yang secara bertahap beralih ke dua kutub. Jika tidak mengurangi kecepatan pemanasan global, maka akan banyak makhluk hidup mengalami kepunahan.



·         Solusi bagi Pemanasan Global
Melihat begitu banyak nya dampak-dampak negatif serta kerugian yang ditimbulkan, harus diambil tindakan guna mengurangi/mengatasi pemanasan global. Beberapa solusi yang ditawarkan adalah sebagai berikut:
-         Menghilangkan karbon. Banyak cara yang dapat dilakukan seperti menanam pepohonan, menggunakan bahan bakar rendah emisi, menyuntikkan gas karbon dioksida ke sumur-sumur minyak, perdagangan karbon, dan lain-lain.
-         Meratifikasi Protokol Kyoto. Protolol Kyoto merupakan sebuah persetujuan internasional mengenai pemanasan global. Perjanjian ini bertujuan untuk mengurangi rata-rata emisi dari enam gas rumah kaca - karbon dioksida, metan, nitrous oxide, sulfur heksafluorida, HFC, dan PFC yang dihitung sebagai rata-rata selama masa lima tahun antara 2008-12.
-        Melakukan konservasi hutan.
-        Melakukan reboisasi pada 10 negara yang memiliki hutan hujan tropis.
-        Mengganti/mencari alternatif energi yang lebih ramah lingkungan sekaligus menghemat pemakainnya. Salah satu alternatifnya adalah mengembangkan bioenergi melalui tanaman jarak.
Dalam ruang lingkup global, usaha-usaha tersebut harus dilakukan oleh negara-negara maju dan negara-negara berkembang secara bertahap secara berkesinambungan. Yang dapat kita lakukan untuk membantu menekan pemanasan global, antara lain: memakai listrik seperlunya, memilih alat-alat elektronik hemat energi, menanam pohon untuk menyerap karbon, dan menghemat pemakaian BBM. Usaha ini memang terlihat sederhana. Namun, jika dilakukan secara global, maka bukan mustahil dampak negatif pemanasan global dapat teratasi seluruhnya.

Hal yang terpenting adalah dibutuhkan kesadaran dan kearifan dari seluruh manusia di muka bumi untuk menyelamatkan bumi itu sendiri. Tanpa dua hal tersebut, harapan untuk menempati lingkungan yang aman dan nyaman sulit kita wujudkan.
Sifat ini harus ditanamkan pada pelajar sebagai generasi penerus yang menentukan kemana arah bumi di masa depan, kesejahteraan atau kehancuran.






SIKAP YANG HARUS DILAKUKAN SEORANG PELAJAR
  1. Mengurangi peternakan dan pemakaian barang barang elektronik
beternak memerlukan lampu listrik,pendinginan dan alat lain yang memerlukan energi yang besar,begitu juga sama dengan barang barang elektronik contohnya seperti charger handphone dan AC. Penggunaan energi yang terlalu besar dapat menimbulkan global warming,jadi kurangilah jumlah peternakan dan penggunaan barang elektronik
  1. Penggalakan pola pemupukan organik
Penggalakan pola pemupukan organik ini dipercaya mampu memperkaya oksigen.
  1. Tidak makan daging
Mengurangi gas rumah kaca yang menyebabkan global warming.
  1. Vegetarian
Mengurangi terjadinya global warming dan menjaga kesehatan.
  1. Mencegah adanya penebangan liar
Mencegah penebangan terhadap pohon–pohon yang menjadi paru-paru bumi tempat kita bernafas.

  1. Reboisasi
Penanaman kembali guna mengurangi terjadinya global warming.

















BAB V
Kesimpulan dan Saran
                                               

5.1 Kesimpulan
Berdasarkan dampak yang ditimbulkan diatas, dapat disimpulkan bahwa global warming masih dapat di cegah, bila tiap-tiap individu memiliki kesadaran yang tinggi untuk bersatu dan berbuat yang terbaik.
Sebenarnya tidak sepenuhnya manusia bersalah, hanya karena beberapa  karakter sifat manusia yang berbeda beda yang mampu membuat perbedaan, yang pada hakikatnya setiap manusia harus saling membantu dan membentuk kesatuan yang utuh agar tercipta lingkungan yang tentram dan damai.
Jadi, kita sebagai manusia dan sebagai pelajar harus bersatu untuk saling peduli menjaga lingkungan yang akan membimbing kita ke masa depan yang lebih baik.

5.2 Saran
Diperlukan pencegahan yang serius dalam mengatasi kejadian alam yang sangat berpengaruh pada kehidupan manusia di muka bumi ini. Adapun semua nya itu tidaklah dalam waktu yang singkat, melainkan dalam jangka waktu yang panjang dan memerlukan dukungan beserta partisipasi untuk saling menjaga lingkungannya masing-masing oleh seluruh penduduk di dunia.











DAFTAR PUSTAKA

Anonima.http//www.id.wikipedia.org/wiki/Lingkungan_hidup.diakses pada tanggal 9 april 2010 pukul 14.34


Anonimb .http//www.walhi.or.id/ -.diakses pada tanggal 9 april 2010 pukul 14.50


Anonimc .http//www.fkt.ugm.ac.id/.../peran-perguruan-tinggi-dalam-pendidikan-lingkungan-hidup-di-indonesia – diakses pada tanggal 8 April 2010 pukul 16.16

Anonimd.http//www. afand.cybermq.com/.../linkungan-hidup-kerusakan-lingkungan-pengertian-kerusakan-lingkungan-dan-pelestarian-diakses pada tanggal 9 April 2010 pukul 15.25

Anonime .http//www.wikipedia.org/wiki/Pelestarian_lingkungan_hidup- diakses pada tanggal 10 april 2010 14.32

Anonimf .http//www.pdfone.com/.../pelestarian-lingkungan-hidup-manusia-bagi-bangsa-bangsa-di-dunia-oleh.html - Amerika Serikat –diakses pada tanggal 8 april 2010 pukul 16.43
                                                                                  
Anonimg .http//www.wikipedia.org/wiki/Pemanasan_global –diakses pada tanggal 8 april 2010 17.02

Anonimh .http//www.globalwarming.org/ - diakses pada tanggal 10 april 2010 pukul 16.33

Anonimi .http//www.stopglobalwarming.org/ -diakses pada tanggal 9 april 2010 pukul 15.26










LAMPIRAN


HASIL WAWANCARA


Narasumber                                                    : Rangga Aditia
Pekerjaan                                                       : siswa SMP Negeri 2 B.Lampung
Waktu , dan Tempat wawancara                    : Sabtu 10 April 2010


Pertanyaan      : bagaimana tenggapan kamu pada lingkungan hidup
sekarang ?
Jawaban          : buruk kak , lingkungan sekarang makin tidak nyaman lagi
Pertanyaan      : lalu , bagaimana tindak lanjut adik akan hal tersebut ?
Jawaban          : yah gimana iya kak , saya sih peduli tidak peduli saja
Pertanyaan      : loh jadi adik tidak prihatin akan kondisi lingkungan hidup
yang makin buruk ?
Jawaban          : bukan begitu kak , hanya saya berpikir apa sih pentingnya
tindakan saya , terutama kita sebagai pelajar emang ada dampak nya bila kita mencoba untuk melestarikan lingkungan toh saya pikir hasilnya akan sama saja !
Pertanyaan      : loh , memang adik tidak tahu ? peran serta pelajar pada
pelestarian lingkungan itu kan penting dik , peran serta kita malah dapat membawa dampak yang besar pada kehidupan yang mendatang
Jawaban          : loh memangnya iyaa kak ?
Pertanyaan      : tentu dik , makanya mulai sekarang cobalah untuka peduli akan kondisi lingkungan sekitar yaah
Jawaban          : baiklah kak , sebelumnya terima kasih yaa infonya




BIODATA PESERTA

Nama                           : Dhani Widya Prayogi
NIS                             : 15991
Tempat, tanggal lahir  : Bandar Lampung, 25 Mei 1995
Alamat                        : Perum. Tj. Raya Permai Blok D/12 Tj. Senang, Bandar
Lampung
No. Telepon                : 089631069416
Asal Sekolah               : SMA Negeri 1 Bandar Lampung
Cita-cita                      : Ahli Pertambangan
Nama Ayah                 : Hadi Hartoyo
Pekerjaan                     : PNS




















BIODATA PESERTA

Nama                           : Isfan Dwi Febria Putra
NIS                             : 15994
Tempat, tanggal lahir    : Sukadana, 25 Februari 1995
Alamat                          : Jl.P. Antasari Gg. Waru 1 no.  25 Bandar Lampung
No. Telepon                : 08975746525
Asal Sekolah               : SMA Negeri 1 Bandar Lampung
Cita-cita                      : Akuntan
Nama Ayah                 : M. Ali Khairil Anwar
Pekerjaan                     : Kontraktor





















BIODATA PESERTA

Nama                           : Windi Ariesta
NIS                             : 15978
Tempat, tanggal lahir    : Bandung, 1 April 1995
Alamat                         : Jl. Tirtasari Gg. Kutilang II no. 38A Way Kandis Bandar
                                    Lampung
No. Telepon                : 08978907015
Asal Sekolah               : SMA Negeri 1 Bandar Lampung
Cita-cita                      : Apoteker
Nama Ayah                 : Dawaji
Pekerjaan                    : Wiraswasta






Tidak ada komentar:

Posting Komentar